Anda ingin produk herbal Anda memiliki klaim tertentu seperti “membantu menjaga stamina” atau “membantu mencerahkan kulit”? Klaim yang tepat adalah kunci untuk menarik konsumen dan membangun kepercayaan. Namun, tidak semua klaim bisa dibuat tanpa bukti ilmiah. Banyak pebisnis yang gagal karena klaim produk tidak didukung oleh data uji yang memadai. Kami sangat memahami keinginan Anda untuk memiliki produk dengan klaim yang kuat namun tetap sesuai regulasi. Oleh karena itu, pembuatan formula sesuai klaim adalah langkah penting yang harus dilakukan sejak awal pengembangan produk. Panduan ini akan membahas bagaimana merancang formula yang mendukung klaim produk, regulasi BPOM tentang klaim, serta proses uji yang diperlukan untuk membuktikan klaim tersebut. PT Gika Global Farmateknologi di Yogyakarta siap menjadi mitra Anda dalam menciptakan formula yang sesuai dengan klaim impian.
Apa Itu Pembuatan Formula Sesuai Klaim?
Pembuatan formula sesuai klaim adalah proses pengembangan formula produk herbal yang dirancang secara khusus untuk mendukung klaim manfaat yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen. Misalnya, jika Anda ingin mengklaim produk Anda “membantu menjaga stamina”, maka formula harus mengandung bahan aktif yang secara ilmiah terbukti mendukung stamina, dengan dosis yang tepat dan stabilitas yang terjaga.
Mengapa Klaim Produk Harus Didukung oleh Formula yang Tepat?
Klaim produk bukan sekadar kata-kata promosi. BPOM mewajibkan setiap klaim yang dicantumkan pada label atau materi promosi harus didukung oleh bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa formula yang tepat dan uji yang memadai, klaim Anda bisa dianggap menyesatkan dan produk ditolak izin edarnya. Selain itu, konsumen semakin cerdas dan kritis terhadap klaim produk. Mereka akan memeriksa apakah klaim tersebut masuk akal dan didukung oleh bukti. Formula yang tepat adalah fondasi dari klaim yang kredibel.
Sebagai gambaran, baca artikel pilar tentang jasa formulasi herbal untuk pemahaman dasar.
Jenis Klaim Produk Herbal yang Diperbolehkan BPOM
BPOM mengelompokkan klaim produk herbal ke dalam beberapa kategori. Memahami kategori ini penting agar Anda tidak salah dalam menentukan klaim.
1. Klaim Gizi (Nutrition Claims)
Klaim ini berkaitan dengan kandungan gizi atau nutrisi dalam produk. Contoh: “Mengandung vitamin C”, “Sumber antioksidan”, “Rendah gula”. Klaim gizi harus didukung oleh data analisis kandungan gizi produk.

2. Klaim Fungsi (Functional Claims)
Klaim ini berkaitan dengan manfaat fisiologis produk terhadap tubuh. Contoh: “Membantu menjaga stamina”, “Membantu melancarkan pencernaan”, “Membantu menjaga daya tahan tubuh”. Klaim fungsi harus didukung oleh bukti ilmiah yang memadai, biasanya dari studi literatur atau uji klinis sederhana.
3. Klaim Pengurangan Risiko Penyakit (Risk Reduction Claims)
Klaim ini menyatakan bahwa produk dapat mengurangi risiko penyakit tertentu. Contoh: “Membantu menjaga kesehatan jantung”. Klaim ini sangat ketat dan memerlukan bukti ilmiah yang kuat, biasanya dari uji klinis yang ekstensif. Untuk produk herbal UMKM, klaim ini jarang digunakan karena persyaratannya yang berat.
4. Klaim Khasiat (Health Claims)
Klaim ini mirip dengan klaim fungsi tetapi lebih spesifik. Contoh: “Membantu menjaga kesehatan sendi”, “Membantu mencerahkan kulit”. Klaim ini juga memerlukan bukti ilmiah yang solid.
Untuk produk herbal, klaim fungsi dan klaim khasiat adalah yang paling umum digunakan. Pastikan klaim yang Anda pilih sesuai dengan kategori produk dan memiliki data pendukung yang memadai.
Untuk informasi lebih lanjut tentang konsultan formulasi, baca konsultan formulasi produk herbal.
Langkah-Langkah Pembuatan Formula Sesuai Klaim
Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk mengembangkan formula yang mendukung klaim produk Anda.
Langkah 1: Menentukan Klaim yang Ingin Dicapai
Langkah pertama adalah menentukan klaim apa yang ingin Anda sampaikan. Klaim harus spesifik, terukur, dan realistis. Contoh: “Membantu menjaga stamina” bukan “Meningkatkan energi secara drastis”. Klaim yang terlalu berlebihan akan sulit dibuktikan dan berisiko ditolak BPOM. Konsultasikan dengan tim R&D kami untuk memilih klaim yang tepat untuk produk Anda.
Langkah 2: Seleksi Bahan Aktif yang Tepat
Setelah klaim ditentukan, langkah selanjutnya adalah memilih bahan aktif yang secara ilmiah terbukti mendukung klaim tersebut. Misalnya, untuk klaim stamina, bahan aktif yang tepat bisa berupa ekstrak jahe merah, ginseng, atau pasak bumi. Untuk klaim mencerahkan kulit, bahan aktif seperti vitamin C, ekstrak kunyit, atau niacinamide bisa menjadi pilihan. Tim R&D kami akan membantu Anda memilih bahan aktif yang paling efektif dan aman.
Langkah 3: Menentukan Dosis yang Tepat
Dosis bahan aktif harus cukup untuk memberikan efek yang diinginkan, tetapi tidak berlebihan sehingga berisiko menimbulkan efek samping. Dosis ditentukan berdasarkan studi literatur dan hasil uji laboratorium. Misalnya, untuk kurkumin dosis efektif adalah 500-1000 mg per hari. Tim kami akan menghitung dosis yang tepat untuk formula Anda.
Langkah 4: Pengembangan Formula dan Pilot Batch
Setelah bahan aktif dan dosis ditentukan, tim R&D akan meracik formula awal. Biasanya dibuat 2-3 varian formula untuk diuji coba. Anda akan menerima sampel untuk dinilai dari segi rasa, tekstur, aroma, dan efek awal. Revisi formula dilakukan hingga mencapai hasil yang optimal. Proses ini memakan waktu 2-3 minggu.
Langkah 5: Uji Kandungan Bahan Aktif
Untuk memastikan formula mengandung bahan aktif dalam kadar yang sesuai, kami melakukan uji kandungan bahan aktif menggunakan instrumen HPLC atau spektrofotometri. Hasil uji ini akan menjadi bukti bahwa produk Anda mengandung bahan aktif yang diklaim. Uji kandungan ini juga diperlukan sebagai data pendukung klaim produk.
Langkah 6: Uji Stabilitas (Wajib untuk Klaim)
Uji stabilitas adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa bahan aktif tetap stabil selama masa simpan produk. Tanpa uji stabilitas, Anda tidak bisa menjamin bahwa klaim produk tetap berlaku hingga tanggal kedaluwarsa. Uji stabilitas akselerasi dilakukan selama 3-6 bulan. Untuk informasi lebih lanjut tentang uji stabilitas, baca uji stabilitas formula herbal.
Langkah 7: Penyusunan Dokumen Teknis
Setelah semua uji selesai, kami menyusun dokumen teknis yang lengkap: komposisi, spesifikasi mutu, hasil uji kandungan bahan aktif, hasil uji stabilitas, dan literatur pendukung klaim. Dokumen ini akan digunakan untuk pengajuan izin edar BPOM.
Total waktu dari konsultasi hingga formula siap produksi: 10-14 minggu.
Untuk yang ingin mempelajari biaya jasa formulasi, baca biaya jasa formulasi maklon.
Contoh Klaim dan Bahan Aktif yang Sesuai
Berikut beberapa contoh klaim produk herbal beserta bahan aktif yang mendukung klaim tersebut.
1. Klaim: “Membantu Menjaga Stamina”
Bahan Aktif: Ekstrak jahe merah (gingerol), ekstrak ginseng (ginsenoside), ekstrak pasak bumi (eurycomanone).
Dosis Efektif: Jahe merah 500-1000 mg, ginseng 200-400 mg, pasak bumi 100-200 mg per hari.
Uji Pendukung: Uji kandungan gingerol/ginsenoside, uji stabilitas.
2. Klaim: “Membantu Mencerahkan Kulit”
Bahan Aktif: Ekstrak kunyit (kurkumin), vitamin C (ascorbic acid), niacinamide.
Dosis Efektif: Kurkumin 500-1000 mg, vitamin C 100-200 mg, niacinamide 50-100 mg per hari.
Uji Pendukung: Uji kandungan kurkumin, vitamin C, uji stabilitas.
3. Klaim: “Membantu Melancarkan Pencernaan”
Bahan Aktif: Ekstrak temulawak (curcuminoid), ekstrak jahe (gingerol), ekstrak adas (anethole).
Dosis Efektif: Temulawak 500-1000 mg, jahe 200-400 mg, adas 100-200 mg per hari.
Uji Pendukung: Uji kandungan curcuminoid, gingerol, uji stabilitas.
4. Klaim: “Membantu Daya Tahan Tubuh”
Bahan Aktif: Ekstrak meniran (phyllanthin), ekstrak kunyit (kurkumin), ekstrak jahe (gingerol).
Dosis Efektif: Meniran 300-500 mg, kunyit 500-1000 mg, jahe 200-400 mg per hari.
Uji Pendukung: Uji kandungan phyllanthin, kurkumin, gingerol, uji stabilitas.
Regulasi BPOM tentang Klaim Produk Herbal
Regulasi klaim produk herbal diatur dalam beberapa peraturan BPOM. Berikut yang perlu Anda ketahui.
PerBPOM tentang Klaim pada Label
BPOM mengatur bahwa klaim pada label harus akurat, tidak menyesatkan, dan didukung oleh bukti ilmiah. Klaim yang berlebihan atau tidak didukung data akan dikenakan sanksi. Acuan terbaru adalah PerBPOM tentang klaim pada label, yang mengikuti pedoman Codex Alimentarius.
Klaim Fungsi untuk Suplemen Kesehatan
Untuk suplemen kesehatan, klaim fungsi diatur dalam PerBPOM No. 22 Tahun 2019. Klaim harus didukung oleh data ilmiah yang memadai, minimal dari studi literatur atau uji in vitro. Untuk klaim yang lebih kuat, diperlukan uji klinis.
Klaim Khasiat untuk Kosmetik Herbal
Untuk kosmetik herbal, klaim khasiat diatur dalam PerBPOM tentang klaim pada kosmetik. Klaim harus sesuai dengan kategori produk dan tidak boleh menyerupai klaim obat. Contoh: “membantu mencerahkan kulit” (diperbolehkan) vs “memutihkan kulit” (dilarang).
Sanksi bagi Klaim yang Melanggar
BPOM dapat memberikan sanksi berupa peringatan, penarikan produk, pencabutan izin edar, hingga denda administratif bagi produk dengan klaim yang melanggar. Untuk itu, pastikan klaim produk Anda sudah sesuai dengan regulasi dan didukung oleh data yang memadai.
Acuan resmi: Peraturan.go.id.
Estimasi Biaya Pembuatan Formula Sesuai Klaim
Biaya pembuatan formula sesuai klaim bervariasi tergantung kompleksitas klaim dan jenis uji yang diperlukan. Berikut estimasi biaya untuk berbagai paket.
| Paket | Cakupan | Estimasi Biaya | Waktu Pengerjaan |
|---|---|---|---|
| Paket Klaim Basic | Konsultasi klaim, 2 varian sampel, 2 revisi, uji mikroba dasar, uji kandungan 1 bahan aktif, master formula | Rp6.000.000 – Rp9.000.000 | 8-10 minggu |
| Paket Klaim Pro | Konsultasi klaim, 3 varian sampel, 3 revisi, uji mikroba+logam berat, uji kandungan 2 bahan aktif, uji stabilitas awal, master formula | Rp10.000.000 – Rp15.000.000 | 10-12 minggu |
| Paket Klaim Premium | Konsultasi klaim, 4 varian sampel, 3 revisi, uji lengkap (mikroba, logam berat, stabilitas 6 bulan, kandungan 3 bahan aktif), uji toksisitas, master formula, dokumen untuk BPOM, literatur pendukung klaim | Rp16.000.000 – Rp25.000.000 | 14-18 minggu |
Catatan: Harga estimasi tahun 2026. Untuk klaim yang memerlukan uji klinis atau uji tambahan, biaya dapat disesuaikan.
FAQ Seputar Pembuatan Formula Sesuai Klaim
Q: Apakah semua klaim produk herbal harus didukung uji klinis?
A: Tidak semua. Klaim fungsi dasar (seperti “membantu menjaga stamina”) cukup didukung oleh studi literatur dan uji kandungan bahan aktif. Klaim yang lebih kuat (seperti “membantu menurunkan kolesterol”) mungkin memerlukan uji klinis. Konsultasikan dengan tim R&D kami untuk menentukan jenis uji yang diperlukan.
Q: Berapa lama proses pembuatan formula sesuai klaim?
A: Rata-rata 10-14 minggu, tergantung kompleksitas klaim dan jenis uji yang diperlukan. Untuk klaim sederhana, 8-10 minggu. Untuk klaim dengan uji stabilitas panjang atau uji tambahan, 14-18 minggu.
Q: Apakah saya bisa menggunakan klaim dari produk kompetitor?
A: Tidak disarankan. Klaim harus sesuai dengan formula produk Anda. Meskipun produk serupa, formula Anda mungkin berbeda sehingga klaim yang sama belum tentu valid. Kami akan membantu Anda mengembangkan klaim yang spesifik untuk produk Anda.
Q: Apakah PT Gika Global Farmateknologi bisa membantu pengurusan izin BPOM untuk produk dengan klaim khusus?
A: Ya. Kami memiliki tim regulasi yang berpengalaman dalam mengurus izin BPOM untuk produk dengan berbagai klaim. Kami akan membantu Anda menyusun dokumen teknis yang lengkap sesuai dengan persyaratan BPOM.
Kesimpulan: Klaim yang Tepat, Produk yang Kredibel
Pembuatan formula sesuai klaim adalah langkah penting untuk memastikan produk herbal Anda memiliki klaim yang kredibel, didukung oleh bukti ilmiah, dan sesuai dengan regulasi BPOM. Dengan memilih bahan aktif yang tepat, dosis yang sesuai, dan melakukan uji yang diperlukan, produk Anda akan memiliki fondasi yang kuat untuk membangun kepercayaan konsumen. PT Gika Global Farmateknologi di Yogyakarta siap menjadi mitra Anda dalam mengembangkan formula yang sesuai dengan klaim impian. Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan mulai perjalanan produk herbal yang kredibel dan sukses.
Baca juga artikel pendukung dalam paket formulasi: konsultan formulasi produk herbal, jasa riset formula eksklusif, uji stabilitas formula herbal, dan biaya jasa formulasi maklon.
PT Gika Global Farmateknologi – Mitra Formulasi Herbal di Yogyakarta, Bersertifikat CPOTB & CPKB.












